Selamat datang di Trigonal Media

Trigonal Translator: Penerjemah Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia

Pengertian Retorika

Pengertian retorika memang tidak dapat disimpulkan dengan mudah. Untuk itulah pengertian retorika menurut para ahli sangat dibutuhkan sebagai acuan bagi kita untuk menyimpulkan apa itu retorika dalam versi kita sendiri. Oleh karena itu, berikut ini Trigonal Media berikan beberapa pengertian retorika yang disampaikan oleh para pakar di bidangnya.

pidato_retorika

Pengertian retorika menurut Gorys Keraf

Gorys Keraf dalam bukunya “Diksi dan Gaya Bahasa” menjelaskan bahwa

retorika adalah suatu istilah yang secara tradisional diberikan pada suatu teknik pemakaian bahasa sebagai seni, yang didasarkan pada suatu pengetahuan yang tersusun baik.

Pengertian retorika menurut Dori Wuwur Hendrikus, P, SVD

Dalam bukunya yang berjudul “RETORIKA: Terampil Berpidato, Berdiskusi, Berargumentasi, Bernegosiasi”,  Dori Wuwur Hendrikus menjabarkan bahwa

retorika merupakan kesenian untuk berbicara baik (Kunst, gut zu reden atau Ars bene dicendi), yang dicapai berdasarkan bakat alam (talenta) dan keterampilan teknis (ars, techne).

Pengertian retorika menurut Wikipedia

Wikipedia memberikan definisi

retorika sebagai sebuah teknik pembujuk-rayuan secara persuasi untuk menghasilkan bujukan dengan melalui karakter pembicara, emosional atau argumen (logo).

Pengertian retorika menurut Encyclopædia Britannica

Menurut Encyclopædia Britannica,

retorika adalah the principles of training communicators—those seeking to persuade or inform atau apabila diterjemahkan secara bebas yaitu dasar aturan dalam melatih komunikator atau orang yang berusaha untuk meyakinkan atau memberikan informasi kepada audiensi mengenai suatu hal.

 

Dari beberapa pengertian di atas dapat kita simpulkan bahwa retorika adalah seni berbahasa para komunikator untuk mempengaruhi audiensi mengenai suatu hal.

Teknik retorika ini biasanya dipakai dalam bidang politik atau bidang pemasaran. Dalam bidang politik, sering kali dipakai oleh para caleg untuk meyakinkan para calon pemilihnya agar memilih  dia dalam pemilu. Sedangkan dalam pemasaran, dipakai untuk meyakinkan para calon pembeli untuk membeli atau menggunakan barang dan jasa tertentu. Pemakaian teknik retorika ini tidak hanya secara lisan tetapi juga tulisan, contohnya seperti dalam brosur-brosur penjualan produk, iklan di koran atau internet, dan lain sebagainya.

 

Artikel ini dibuat hanya untuk informasi semata. Jika Anda ingin mengutip artikel ini, mohon sertakan tautan hidup ke situs web atau halaman ini. Terima kasih.

REFERENSI
Artikel:
1. Wikipedia. Retorika. Tautan: id.wikipedia.org. Diakses pada tanggal: 05/12/2014
2. Dori Wuwur Hendrikus, P, SVD. (1991). RETORIKA: Terampil Berpidato, Berdiskusi, Berargumentasi, Bernegosiasi. Yogyakarta: Kanisius
3. Gorys Keraf. (2009). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama 
4. Encyclopædia Britannica 2009 Student and Home Edition. (2009). Rhetoric. Chicago: Encyclopædia Britannica
Gambar:
flickr.com

Perhatian:
1. Silakan gunakan akun Facebook jika ingin berkomentar.
2. Isi komentar adalah tanggung jawab dari penulis komentar.
3. Komentar tidak pantas akan dihapus tanpa pemberitahuan.
4. Punya pertanyaan pribadi? Kontak kami di Hubungi Kami.
5. Info mengenai privasi Anda, baca Kebijakan Privasi dan Cookie.