Pengertian Guru Menurut Para Ahli

Pengertian Guru Menurut Para Ahli

Pengertian guru menurut para ahli ini, khusus Trigonal Media ini berikan bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh siapakah guru itu sebenarnya. Silakan simak uraiannya berikut ini.

guru

Pengertian guru menurut Noor Jamaluddin

Menurut Noor Jamaluddin (1978:1),

Guru adalah pendidik, yaitu orang dewasa yang bertanggung jawab memberi bimbingan atau bantuan kepada anak didik dalam perkembangan jasmani dan rohaninya agar mencapai kedewasaannya, mampu berdiri sendiri dapat melaksanakan tugasnya sebagai makhluk Allah khalifah di muka bumi, sebagai makhluk sosial dan individu yang sanggup berdiri sendiri.

Pengertian guru menurut Uzer Usman

Drs. Moh. Uzer Usman (1996:15) menjelaskan

guru adalah setiap orang yang bertugas dan berwenang dalam dunia pendidikan dan pengajaran pada lembaga pendidikan formal.

Pengertian guru menurut Ahmadi

Ahmadi (1977:109) menguraikan

pendidik adalah sebagai peran pembimbing dalam melaksanakan proses belajar mengajar.

Pengertian guru menurut E. Mulyasa

E. Mulyasa (2003:53) menjelaskan bahwa

pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Pengertian guru menurut Dri Atmaka

Dri Atmaka (2004:17) menyatakan bahwa

pendidik adalah orang dewasa yang bertanggung jawab memberikan pertolongan kepada anak didik dalam perkembangan baik jasmani maupun rohaninya.

Pengertian guru menurut Husnul Chotimah

Husnul Chotimah (2008) mendefiniskan guru sebagai

orang yang memfasilitasi proses peralihan ilmu pengetahuan dari sumber belajar ke peserta didik.

Pengertian guru menurut Wikipedia

Guru adalah

pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

Pengertian guru menurut Purwanto

Sedangkan menurut Purwanto (1997:138),

orang yang diserahi tanggung jawab sebagai pendidik di dalam lingkungan sekolah adalah guru.

Guru sebagai pendidik profesional selayaknya mempunyai citra baik di masyarakat. Guru itu digugu dan ditiru atau diturut dan dicontoh menurut Surya (2002:5) sikap profesional keguruan yaitu setiap guru yang berhubungan dengan pola tingkah laku guru dalam memahaminya, menghayati dan mengamalkan sikap kemampuan dan sikap profesionalnya.

Istilah “Guru” sekarang sudah mendapat arti yang luas lagi dalam masyarakat. Semua orang yang pernah memberikan suatu ilmu atau kepandaian tertentu kepada seseorang atau sekelompok orang dapat disebut guru, misalnya guru silat, guru mengetik, guru menjahit dan sebagainya. Guru di sekolah yaitu guru yang tugas dan pekerjaannya selain mengajar, memberikan macam-macam ilmu pengetahuan dan keterampilan kepada anak-anak juga mendidik.

Pekerjaan guru adalah pekerjaan yang luhur dan mulia, baik ditinjau dari sudut masyarakat dan negara maupun ditinjau dari sudut keagamaan. Guru sebagai pendidik adalah seorang yang berjasa besar terhadap masyarakat dan negara. Tinggi atau rendahnya kebudayaan suatu masyarakat, maju atau mundurnya tingkat kebudayaan suatu masyarakat, maju atau mundurnya tingkat kebudayaan suatu masyarakat dan negara, sebagian besar bergantung kepada pendidikan dan pengajaran yang diberikan oleh guru-guru.

Makin tinggi pendidikan guru, makin baik pula mutu pendidikan dan pengajaran yang diterima oleh anak-anak, dan makin tinggi pula derajat masyarakat. Oleh sebab itu, guru harus berkeyakinan dan bangga bahwa ia dapat menjalankan tugas itu. Guru hendaklah berusaha menjalankan tugas kewajiban sebaik-baiknya sehingga dengan demikian masyarakat menginsyafi sungguh-sungguh betapa berat dan mulianya pekerjaan guru.

Penghargaan masyarakat terhadap guru haruslah timbul karena perbuatan guru itu sendiri. Meskipun demikian, sukar pula hal itu terlaksana jika perbaikan nasib, kehidupan dan kedudukan guru-guru itu masih kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Untuk melaksanakan perbaikan dalam pendidikan dan pengajaran anak-anak pada khususnya, serta masyarakat pada umumnya, pemerintah, guru-guru dan masyarakat harus saling mengerti dan kerja sama sebaik-baiknya.

 

Artikel ini dibuat hanya untuk informasi semata. Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang pembahasan ini, silakan baca buku atau sumber informasi yang ada di bagian referensi. Terima kasih.

REFERENSI
Artikel:
1. Wikipedia. Guru. Diakses pada tanggal: 25/03/2015
2. Septi Martiana. Makalah Pengertian, Peran, dan Fungsi Guru. Diakses pada tanggal: 25/03/2015
3. Berbagai sumber
Gambar:
pixabay.com

dimuat...
Admin
Ordinary boy (not yet a man), happy husband, and proud dad. Sering nongkrong di blog pribadinya: Blog Bang Fuji

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
Cara mengubah gaya teks di Disqus Blogger Paling Aktif
  • Untuk menulis huruf bold, silakan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic, silakan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline, silakan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought, silakan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML, silakan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>.
    Atau silakan gunakan parse tool di bawah ini.
Buka Parse Tool Tutup Parse Tool



strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool