Selamat datang di Trigonal Media

Trigonal Translator: Penerjemah Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia

Sejarah Tanaman Terung

Terung, atau lebih populer disebut dengan terong, sebagai salah satu makanan favorit tentu memiliki asal mulanya sendiri, dari manakah sebenarnya terung berasal dan bagaimana terung bisa sampai ke Indonesia? Berikut ini penjabaran Trigonal Media mengenai sejarah tanaman terung.

terung ungu

Menurut Fuchsia Dunlop (2006) dalam Wikipedia:

Terung ialah tumbuhan pangan yang ditanam untuk buahnya. Asal-usul budidayanya berada di bagian selatan dan timur Asia sejak zaman prasejarah, tetapi baru dikenal di dunia Barat tidak lebih awal dari sekitar tahun 1500. Buahnya mempunyai berbagai warna, terutama ungu, hijau, dan putih. Catatan tertulis yang pertama tentang terung dijumpai dalam Qí mín yào shù, sebuah karya pertanian Tiongkok kuno yang ditulis pada tahun 544.

Fakta lainnya adalah banyaknya nama bahasa Arab dan Afrika Utara untuk terong serta kurangnya nama Yunani dan Romawi menunjukkan bahwa tanaman ini dibawa oleh bangsa Arab pada awal Abad Pertengahan masuk ke dunia Barat melewati kawasan Laut Tengah.

Dikutip dari Budiman (2013: 21) bahwa diduga tanaman terung berasal dari daerah Asia, tepatnya India dan Myanmar. Menurut penelitian, sejak ratusan tahun lalu, terung hanyalah tumbuhan liar. Namun setelah diketahui rasa dan khasiatnya, maka terung mulai dibudidayakan di daerah asalnya tersebut.

Penelitian lain menyebutkan bahwa di Afrika ditemukan plasma nutfah (sumber genetik) tanaman terung, salah satunya adalah terung engkol (Solanum macrocarpon L.). Sehingga dapat kita simpulkan bahwa terung merupakan tanaman asli daerah tropis.

Pada abad ke 5, bersamaan dengan menggeliatnya perdagangan sayur, di daerah Tiongkok (Cina) sudah dibudidayakan tanaman terung. Lambat laun, terung menyebar ke kawasan Asia lain, seperti Malaysia, Indonesia, kawasan Afrika Timur, Afrika Tengah, Afrika Barat, Amerika Selatan, Karibia, dan Spanyol.

Di Indonesia  sendiri, budidaya tanaman terung terpusat di pulau Jawa dan Sumatera. Beda daerah maka beda pula penamaan terung, berikut ini adalah beberapa nama terung di beberapa daerah di Indonesia:

  1. Jawa Barat: Terong
  2. Madura: Cokrom
  3. Jawa Tengah: Encong
  4. Aceh: Trueng
  5. Lampung: Tiung
  6. Sumatera Utara: Roteng
  7. Maluku: Turung
  8. Makassar: Bodong-bodong
  9. Gorontalo: Antibu
  10. Sumbawa: Kaduwi
  11. Bali: Tuung atau Cung
  12. Timor: Kaumenu
  13. Ternate: Fofoki
  14. Papua: Papao atau Turium

 

Di daerah Anda sendiri apa nama lain dari terung? Semoga penjelasan asal muasal terung ini bisa memberikan pengetahuan tambahan untuk Anda.

 

Artikel ini dibuat hanya untuk informasi semata. Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang pembahasan ini, silakan baca buku atau sumber informasi yang ada di bagian referensi. Terima kasih.

REFERENSI
Artikel:
1. Andri Haryanto. Terung. Diakses pada tanggal: 3/08/2015
2. Eriyandi Budiman. (2013). Budidaya Terung. Bandung: CV Wahana Iptek Bandung 
Gambar:
id.wikipedia.org

Perhatian:
1. Silakan gunakan akun Facebook jika ingin berkomentar.
2. Isi komentar adalah tanggung jawab dari penulis komentar.
3. Komentar tidak pantas akan dihapus tanpa pemberitahuan.
4. Punya pertanyaan pribadi? Kontak kami di Hubungi Kami.
5. Info mengenai privasi Anda, baca Kebijakan Privasi dan Cookie.