Kata Benda (Nomina)

Kata Benda (Nomina)

Kata benda atau nomina adalah kelas kata yang dalam bahasa Indonesia ditandai oleh tidak dapatnya bergabung dengan kata tidak, misalnya rumah adalah nomina karena tidak mungkin dikatakan tidak rumah, biasanya dapat berfungsi sebagai subjek atau objek dari klausa (Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi III). Berikut ini Trigonal Media sajikan penjelasan lengkapnya.

Kata Benda_nomina

Batasan kata benda

  1. Batasan tradisional
    Kata  benda adalah nama segala benda atau yang dibendakan.
  2. Batasan struktural
    Kata benda (menurut fraseologi) adalah segala macam kata yang dapat diterangkan atau diperluas dengan yang+kata sifat.

Fungsi kata benda

Fungsi kata benda dalam kalimat adalah sebagai berikut:

  1. Subjek kalimat
    Contoh: Aku mencangkul
  2. Predikat kalimat
    Contoh: Aku ilmuwan
  3. Objek kalimat
    Contoh: Aku membaca buku

Bentuk kata benda

Bentuk-bentuk kata benda adalah sebagai berikut:

  1. Kata dasar
    Contoh: gelas, sendok
  2. Kata berimbuhan
    Contoh: ilmuwan, tarian
  3. Kata majemuk
    Contoh: rumah makan, rumah susun
  4. Kata ulang
    Contoh: pohon-pohon, kucing-kucing

Jenis kata benda

Berikut ini adalah jenis-jenis kata benda, yaitu:

1. Kata benda abstrak

Nomina abstrak adalah nama sesuatu yang dibendakan atau dianggap benda.

Contoh:

pengetahuan, ide

2. Kata benda konkret

Nomina konkret adalah nama segala sesuatu yang dapat dilihat, diraba, dan dirasakan atau yang dapat diindrakan oleh manusia.

Terdapat 4 (empat) jenis kata benda konkret yaitu:

  • Nama diri, yaitu menyatakan nama benda tertentu.
    Contoh: nama orang, gunung, bukit, dan sebagainya.
  • Nama zat, yaitu nama benda yang dapat ditentukan satuannya berupa bahan yang belum diolah.
    Contoh: air, garam
  • Nama jenis, yaitu kata benda yang membedakan benda yang sejenis dan terbuat dari zat atau bahan yang sama.
    Contoh: kalung, cincin
  • Nama himpunan, yaitu kumpulan benda yang sejenis.
    Contoh: hutan, laut

 

Catatan:

Kata benda yang berimbuhan dapat menjadi kata benda konkrit atau kata benda abstrak, tergantung dari penggunaannya dalam kalimat.

 

Itulah penjelasan mengenai nomina yang berhasil Bang Fuji rangkumkan. Jika Anda memiliki saran, koreksi, pertanyaan, atau tambahan, jangan sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar. Terima kasih.

Artikel ini dibuat hanya untuk informasi semata. Jika Anda merasa terbantu oleh artikel ini, mohon keikhlasannya untuk mendoakan supaya Tuhan selalu melimpahkan kebaikan kepada Bang Fuji sekeluarga. Terima kasih.

REFERENSI
Artikel: 
Berbagai sumber 
Gambar:
Hayam Bakakak

dimuat...
Admin
Ordinary boy (not yet a man), happy husband, and proud dad. Sering nongkrong di blog pribadinya: Blog Bang Fuji

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
Cara mengubah gaya teks di Disqus Blogger Paling Aktif
  • Untuk menulis huruf bold, silakan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic, silakan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline, silakan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought, silakan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML, silakan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>.
    Atau silakan gunakan parse tool di bawah ini.
Buka Parse Tool Tutup Parse Tool



strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool