--> Skip to main content

Prospek Bisnis Penitipan Anak

Prospek bisnis penitipan anak bisa dikatakan tidak ada matinya. Tidak percaya? Simak ulasan Trigonal Media berikut ini.

Bisnis Penitipan Anak

Anak adalah harta paling berharga dari sebuah keluarga. Menjaga dan merawat buah cinta setiap saat menjadi impian setiap orang tua. Tetapi, orang tua yang harus bekerja dan meninggalkan buah hatinya tentu akan mengalami dilema yang cukup pelik.

Bagi para orang tua yang sibuk bekerja dan tidak memiliki keluarga atau pembantu untuk menitipkan anaknya, maka tempat penitipan anak adalah solusinya.

Kejadian ini terjadi terutama di kota-kota besar, memang tidak menutup kemungkinan di kota kecil bahkan pedesaan, sehingga bisnis ini bisa menjadi sumber penghasilan yang menggiurkan. Bisnis ini jika dikelola dengan baik dan profesional, bisa menjadi lumbung uang yang cukup besar dan stabil. Tetapi dibalik keuntungan ada pula risiko yang perlu Anda perhatikan

Anda tertarik dengan bisnis penitipan anak ini? Perhatikan hal-hal penting ini sebelum memulainya:

  1. Pengasuh
    Jika Anda sendiri yang ingin menjadi pengasuhnya, maka Anda dapat menghemat biaya untuk menyewa tenaga baby sitter. Tetapi, pastikan bahwa Anda memiliki waktu dan kemampuan untuk merawat Anak yang dititipkan itu.
    Jika Anda ingin menggunakan jasa pengasuh, pastikan terlebih dahulu kemampuan dari sang pengasuh, terutama dari sisi emosionalnya. Jika Anda salah memilih pengasuh, maka bisnis Anda bisa menjadi mimpi buruk.
    Perlu diingat bahwa mengasuh anak itu butuh kesabaran yang sangat besar, jadi seorang pengasuh sebaiknya hanya menangani maksimal 2-3 anak, dan akan jauh lebih baik jika seorang pengasuh hanya menangani satu orang anak saja.
    Gaji pengasuh pun harus menjadi prioritas, karena merekalah tulang punggung dari bisnis Anda ini.
  2. Lokasi
    Salah satu hal terpenting dalam bisnis adalah lokasi bisnis Anda, semakin mudah dijangkau oleh para pelanggan maka akan semakin mudah bagi bisnis itu untuk berkembang. Begitu pula dengan bisnis penitipan anak ini, usahakan agar lokasinya berada di sekitar tempat orang tuanya bekerja atau berada di perumahan tempat orang tuanya tinggal.
  3. Ruangan dan fasilitas
    Tempat penitipan anak membutuhkan ruangan yang cukup lega sehingga anak bisa bergerak dengan leluasa, tetapi jangan juga terlalu luas karena anak bisa berlarian ke sana kemari dan memperbesar risiko cedera. Pastikan pula setiap "celah" yang bisa membuat anak cedera sudah Anda benahi, seperti lantai yang terlalu kasar atau licin, lemari yang tidak kokoh, kursi yang terlalu tinggi, jendela kaca yang terlalu rendah, dan sebagainya.
    Mainan, tempat tidur, makanan, minuman, dan toilet juga perlu didesain dan disesuaikan dengan kebutuhan anak. Tidak kalah penting adalah ruang kesehatan dan tenaga medisnya, atau paling tidak dekat dengan pusat pelayanan kesehatan anak.
  4. Dana
    Tidak dapat dipungkiri bahwa pendanaan untuk membuat tempat penitipan anak yang lengkap dan nyaman akan membutuhkan dana yang tidak sedikit. Akan tetapi, biaya tersebut bukannya tidak dapat ditekan, sesuaikan saja dengan saja dengan jumlah anak, usia anak yang ada, dan jangan keluarkan biaya untuk keperluan yang tidak penting. Contohnya, jika anak di penitipan Anda berusia 1-2 tahun, Anda tidak harus memberi buku cerita karena anak pada usia itu belum bisa berinteraksi dengan buku.
  5. Tarif
    Sesuaikan tarif dengan fasilitas dan pangsa pasar Anda. Jangan sampai Anda mematok harga terlalu murah atau terlalu tinggi. harga murah tetapi dengan banyak fasilitas yang mumpuni masih bisa dipahami, tetapi jika terlalu murah maka akan mematikan bisnis Anda sendiri.
  6. Risiko
    Bisnis penitipan anak ini adalah bisnis yang berdasar kepada kepercayaan. Jadi jika kepercayaan seorang konsumen ternodai, sangat sulit bagi bisnis Anda untuk berkembang.
    Perlu dicatat pula, adanya kemungkinan anak terluka, jatuh, memar, tersedak, tertular penyakit dari anak lain, berkelahi dengan anak lain, dan lain-lain. Penculikan anak pun bisa terjadi jika Anda tidak hati-hati dalam mengatur sistem penjemputan.
    Jika Anda tidak dapat menangani beberapa contoh tadi, maka bersiap-siaplah ditinggal pelanggan atau bahkan dituntut secara hukum.

Potensi dan Risiko

Potensi pendapatan: 3/5

Risiko kerugian: 5/5

Artikel ini dibuat hanya untuk informasi semata. Gunakan dengan risiko Anda sendiri. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul karena penggunaan informasi di artikel ini.

REFERENSI
Artikel:
D Sharon Pruitt. JJ's Beautiful Mess free creative commons. Diakses pada tanggal: 28/05/2015