Hukum-Hukum Islam

Hukum-Hukum Islam

Hukum Islam merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh orang mukalaf. Dalam hukum Islam, orang mukalaf adalah orang yang sudah akil balig, sehat rohani, dan sudah mencapai kriteria menjalankan perintah agama.

Hukum-Hukum Islam

Kriteria akil balig adalah sebagai berikut:

  1. Bagi laki-laki maupun perempuan yang sudah mimpi bersanggama.
  2. Bagi perempuan yang sudah mendapatkan haid.
  3. Umur maksimal 15 tahun, baik itu bagi laki-laki maupun perempuan, meskipun tidak pernah bermimpi bersanggama.

Fardu (Wajib)

Fardu (wajib) adalah semua hal yang wajib dilakukan oleh semua orang mukalaf, seperti salat dan puasa.

Jika semua hal fardu tersebut dilakukan, maka akan mendapatkan pahala, tetapi jika tidak dilaksanakan maka akan berdosa.

Terdapat 2 jenis fardu, yaitu:

  1. Fardu'ain
    Fardu'ain adalah segala sesuatu hal yang wajib untuk dilakukan oleh masing-masing pribadi orang mukalaf.
    Semua kewajiban ini harus dilaksanakan oleh pribadinya masing-masing, misalnya puasa dan salat.
  2. Fardu kifayah
    Fardu kifayah adalah semua hal yang wajib dilakukan oleh orang mukalaf, tetapi kewajiban akan gugur jika sudah ada yang melaksanakannya, misalnya salat jenazah.

Sunah atau Sunnah (Mandub)

Sunah yaitu adalah hal yang sangat baik jika dilaksanakan dan akan mendapatkan pahala, tetapi jika tidak dikerjakan pun tidak akan berdosa. Contohnya salat sunah.

Haram

Haram yaitu semua hal yang wajib dijauhi dan tidak boleh dilaksanakan, seperti minum minuman keras, berbohong, dan lain sebagainya.

Jika hal yang haram tersebut tidak kita laksanakan maka kita akan mendapatkan pahala, sebaliknya, jika kita melakukan hal yang haram tersebut maka akan sangat berdosa.

Makruh

Makruh adalah semua hal yang akan mendapatkan pahala jika tidak dilaksanakan, tetapi jika dilaksanakan pun tidak akan berdosa. Contohnya, memakan makanan yang baunya bisa mengganggu orang lain.

Mubah

Mubah berarti semua hal yang bisa kita jauhi maupun kita lakukan. Melakukan hal yang mubah ini tidak akan mendapatkan pahala dan jika melakukannya pun tidak akan berdosa. Contohnya, memakan makanan yang enak.

Itulah penjelasan mengenai Hukum-Hukum Islam yang berhasil Bang Fuji rangkumkan. Jika Anda memiliki saran, koreksi, pertanyaan, atau tambahan, jangan sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar. Terima kasih.

Artikel ini dibuat dengan berbagai keterbatasan ilmu, tetapi penulis berusaha membuatnya seakurat dan sesempurna mungkin. Jika terdapat kesalahan di dalamnya, itu murni kesalahan penulis dan apabila benar, itu adalah karena rahmat Allah SWT. Untuk itu, koreksi dan saran sangat penulis harapkan.

Jika Anda merasa terbantu oleh artikel ini, mohon keikhlasannya untuk mendoakan supaya Allah SWT selalu melimpahkan kebaikan dunia akhirat kepada Bang Fuji sekeluarga. Terima kasih.

REFERENSI
Artikel:
Berbagai sumber 
Gambar:
Dokumen pribadi

Admin
Salah satu admin di Trigonal Media. Sering nongkrong di media sosial berikut:

memuat...
Disqus
Blogger
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Cara mengubah gaya teks di Disqus Blogger Paling Aktif
  • Untuk menulis huruf bold, silakan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic, silakan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline, silakan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought, silakan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML, silakan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>.
    Atau silakan gunakan parse tool di bawah ini.
Buka Parse Tool Tutup Parse Tool



strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed