Sifat Tercela: Keluh Kesah

Sifat Tercela: Keluh Kesah

Mengharap-harapkan mati merupakan salah satu bentuk keluhan yang jarang dialami manusia. Keluhan ini sebagai gambaran isi hati yang dirundung derita yang tak kunjung sirna. Keluh kesah dalam jiwa manusia adalah hal yang wajar. Sifat ini merupakan kehendak yang dimotori oleh setan.

Sifat Tercela: Keluh Kesah

Sifat keluh kesah ini sama sekali tidak boleh dituruti kehendaknya. Ia akan senantiasa menggambarkan ketidakberdayaan dalam mengarungi kehidupan , jauh dari nilai-nilai kesabaran dan kepribadian yang qana’ah. Jika diikuti kemauannya maka stress dan putus asa akan selalu menghantuinya.

Allah SWT menegaskan sifat negatif ini dalam firman-Nya:

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh-kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah. Dan apabila ia mendapat kebaikan (keuntungan) ia amat kikir. (QS. Al-Ma’aarij: 19-21)

Indikasi mendasar di antara isyarat firman Allah di atas, hendaknya manusia menyadari diri bukan menyesali dan menghinakan diri. Apabila keluh kesah ini hanya biasa-biasa saja akibat banyaknya penderitaan atau apa saja yang mengakibatkan mengeluh, tidak berlebihan tentunya hal ini wajar-wajar saja.

Pada dasarnya setiap penyakit ada penawarnya, hal ini terungkap dalam shahih Muslim “Bagi setiap penyakit itu ada obatnya”, termasuk juga penyakit keluh kesah.

Berikut ini antara lain terapi untuk mengantisipasi keluh kesah yang melebihi kadar batasnya, yaitu:

1. Sabar dan Sadar

Salah satu pengertian sabar adalah menerima cobaan yang datang dari Allah SWT, kemudian diiringi dengan keikhlasan dan ketabahan serta usaha yang maksimal. Ketiga istilah ini merupakan komponen dari kesabaran.

Sementara sadar artinya memahami dan menghayati terhadap kondisi yang dialami. Memahami bahwa berkeluh kesah hanya pelampiasan yang tidak karuan. Menghayati bahwa apa yang sedang dirasakan adalah kifarat penebus segala kesalahan dan dosa yang pernah diperbuat.

Kesadaran ini pun dapat memberikan pengaruh yang kuat bagi jiwa yang sedang dicoba, kontrol terhadap sesuatu yang mengganggunya. Akhirnya kesabaran yang didukung penuh oleh kesadaran ini mampu membentengi keluh kesah yang tidak berarti sama sekali.

Secara sadar, bahwa segala apa yang Allah timpakan kepada hamba-Nya yang berupa musibah, pasti di dalamnya terkandung nilai-nilai kebaikan dan pahala dari-Nya sebagaimana tergambar dalam hadits:

“Barang siapa yang dikehendaki Allah menjadi orang yang baik maka diberinya cobaan”.

2. Istiqomah dan Optimisme

Istiqamah dapat menjaga eksistensi keberlangsungan iman dan Islam seorang mukmin, tidak akan surut diterjang maut sekalipun. Ia senantiasa berpegang teguh dengan aqidahnya sebagai wujud bahwa dirinya memenuhi janji dan syahadat yang diikrarkannya.

Apabila istiqamah dan optimisme ini mampu membeku dalam qalbu, terpatri dalam hati, maka konsekuensinya rasa ridha syukur dan ketenangan akan terlahir darinya.

Lebih jauh lagi malaikat akan turun menemui jiwa yang istiqamah dan optimisme.

3. Shalat dan Doa

Shalat, di samping sarana yang menghubungkan langsung antara hamba dengan Khaliqnya, juga sebagai penolong dan alat kontrol. Dan ini hanya dapat dirasakan oleh mereka yang shalatnya sejalan dengan anjuran dan ukuran Rasulullah SAW serta dibarengi keikhlasan dan kekhusyukan yang mantap.

Adapun doa merupakan isyarat permohonan seorang hamba kepada Rab-nya atas segala yang ditimpakan-Nya.

Itulah penjelasan mengenai Sifat Tercela: Keluh Kesah yang berhasil Bang Fuji rangkumkan. Jika Anda memiliki saran, koreksi, pertanyaan, atau tambahan, jangan sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar. Terima kasih.

Artikel ini dibuat dengan berbagai keterbatasan ilmu, tetapi penulis berusaha membuatnya seakurat dan sesempurna mungkin. Jika terdapat kesalahan di dalamnya, itu murni kesalahan penulis dan apabila benar, itu adalah karena rahmat Allah SWT. Untuk itu, koreksi dan saran sangat penulis harapkan.

Jika Anda merasa terbantu oleh artikel ini, mohon keikhlasannya untuk mendoakan supaya Allah SWT selalu melimpahkan kebaikan dunia akhirat kepada Bang Fuji sekeluarga. Terima kasih.

REFERENSI
Artikel: 
Berbagai sumber 
Gambar:
flickr.com

Admin
Salah satu admin di Trigonal Media. Sering nongkrong di media sosial berikut:

memuat...
Disqus
Blogger
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Cara mengubah gaya teks di Disqus Blogger Paling Aktif
  • Untuk menulis huruf bold, silakan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic, silakan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline, silakan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought, silakan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML, silakan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>.
    Atau silakan gunakan parse tool di bawah ini.
Buka Parse Tool Tutup Parse Tool



strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed