Skip to main content

Keutamaan Mencintai Al-Quran

Kitab suci al-Quran ialah kitab suci yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW dengan menggunakan bahasa Arab dan merupakan mukjizat Nabi Muhammad SAW yang terbesar, di dalamnya terkandung petunjuk bagi manusia untuk keselamatan hidup di dunia dan di akhirat.

Kitab al-Quran merupakan kitab Allah SWT yang terakhir, diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang merupakan Nabi dan Rasul terakhir serta merupakan penyempurna kitab-kitab sebelumnya.

Kitab suci al-Quran mendapat jaminan dari Allah SWT dan akan dijaga sampai akhir zaman, dalam surat al-Hijr ayat 9 Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran, dan Sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya”.

Rasul-Rasul sebelum Nabi Muhammad SAW diutus hanya untuk satu kaum tertentu, seperti Nabi Musa as untuk kaum Bani Israil dan Nabi Shaleh untuk kaum Tsamud, sedangkan Nabi Muhammad saw diutus untuk seluruh umat manusia, bahkan menjadi rahmat bagi seluruh alam. Allah SWT berfirman dalam surat al-Anbiya ayat 107:

“Dan tiadalah kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam” (QS. al-Anbiya: 107).

Sebagai kitab terakhir, al-Quran menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya, berikut ini adalah beberapa keistimewaan al-Quran adalah:

  • Merupakan mukjizat Nabi Muhammad SAW yang terbesar.
  • Memberikan petunjuk yang lengkap dan hukum-hukumnya sesuai dengan keadaan zaman dan tempat, baik sekarang maupun yang akan datang.
  • Memiliki bahasa yang indah yang dapat menarik perhatian karena susunannya tidak sanggup ditandingi oleh siapa pun.
  • Mudah dan dapat dibaca dengan irama serta lagu yang indah, mudah dihafal dan dapat mempengarahi jiwa pendengarnya.
  • Al-Qur’an memberi petunjuk yang lengkap untuk manusia.
  • Al-Qur’an memandang manusia sama dan tidak membeda-bedakan, karena dengan perbedaan dapat menimbulkan kesenjangan-kesenjangan sosial.
  • Apabila dibaca dapat dijadikan obat untuk menghilangkan segala macam penyakit rohani. Firman Allah SWT dalam surat al-Isra’ ayat 82: “Dan kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian”.
  • Membaca dan mendengar bacaan al-Quran termasuk ibadah yang  mendapat pahala.
  • Keaslian, kesucian dan kemurnian al-Quran tetap dipelihara Allah SWT sampai akhir zaman. Dalam surat al-Hijr ayat 9 Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan al-Quran, dan Sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya”.

Mencintai al-Quran dengan cara membaca, memahami dan mengamalkan isi kandungannya, sangat besar nilainya disisi Allah SWT, dan merupakan suatu ibadah serta dapat menumbuhkan ketentraman hati dan ketenangan jiwa.

Orang yang berpaling dari al-Quran akan mendapat murka Allah SWT dan di akhirat kelak akan mendapat siksaan yang sangat pedih, sebagaimana dijelaskan dalam surat Thaha ayat 124:

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, Maka Sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta".

Ayat ini menjelaskan bahwa orang yang berpaling dari peringatan Allah yang terkandung dalam al-Quran maka kehidupannya akan sempit, gelisah, tidak tenang dan kelak akan mendapat siksa dari Allah SWT.

Itulah penjelasan mengenai keutamaan mencitai kitab suci Al-Qur’an yang berhasil Trigonal Media rangkumkan. Jika Anda memiliki saran, koreksi, pertanyaan, atau tambahan, jangan sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar. Terima kasih.

Artikel ini dibuat hanya untuk informasi semata. Jika Anda merasa terbantu oleh artikel ini, mohon keikhlasannya untuk mendoakan supaya Tuhan selalu melimpahkan kebaikan kepada Trigonal Media sekeluarga. Terima kasih.

Anda ingin berkomentar? punya pertanyaan? atau ingin memberikan kritik dan saran?
Sampaikan semuanya di: Hubungi Kami

REFERENSI
Artikel: 
Berbagai sumber 
Gambar:
canva.com