Jenis-Jenis Menulis Permulaan

Jenis-Jenis Menulis Permulaan

Menulis permulaan merupakan jenis menulis yang paling dasar, biasanya dilaksanakan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas rendah (I dan II Sekolah Dasar). Menulis permulaan banyak sekali jenisnya, mulai dari menulis permulaan dengan menggunakan huruf kecil, dengan huruf besar pada awal kalimat, sampai dengan menulis permulaan dengan memperhatikan tanda baca.

Jenis-Jenis Menulis Permulaan

Jenis-jenis menulis permulaan berdasarkan Supriyadi, dkk (1994:256) adalah sebagai berikut:

  1. Menulis permulaan (dengan huruf kecil) di kelas I.
    Tujuannya ialah agar siswa memahami cara menulis permulaan dengan menggunakan ejaan yang benar dan mengkomunikasikan ide/pesan secara tertulis. Disajikan secara bertahap dengan menggunakan pendekatan huruf, suku kata, kata-kata atau kalimat.
  2. Menulis permulaan (dengan huruf besar pada awal kalimat) di kelas II.
    Tujuannya ialah siswa memahami cara menulis permulaan dengan menggunakan ejaan yang benar dan mengkomunikasikan ide/pesan secara tertulis. Proses belajar mengajarnya menggunakan pendekatan spiral, maksudnya huruf demi huruf diperkenalkan secara berangsur-angsur sampai pada akhirnya semua huruf dikuasai oleh para siswa.
  3. Menulis permulaan dengan menggunakan tanda titik (.) pada akhir kalimat.
  4. Menulis permulaan dengan menggunakan tanda koma (,) untuk memisahkan bagian kalimat.
  5. Menulis permulaan dengan menggunakan tanda tanya (?) untuk kata tanya.
  6. Menulis permulaan dengan menggunakan tanda seru (!) untuk kalimat perintah atau suruhan.
  7. Menulis permulaan dengan menulis kata yang berstruktur fonem KKV.
  8. Menulis permulaan dengan menulis kata yang berstruktur fonem KKVK.
  9. Menulis permulaan dengan menulis kata yang mengandung diftong au yang mendapat akhiran –an.
  10. Menulis permulaan dengan menulis kata yang mengandung diftong au yang mendapat akhiran –kan dan –ai.
  11. Menulis permulaan dengan menulis kata yang mengandung konsonan k berakhiran –an dan berakhiran –kan.

Jenis-jenis menulis permulaan tersebut diajarkan kepada siswa secara bertahap, mulai dari yang dianggap mudah dipahami siswa sampai dianggap rumit oleh siswa. Selain itu, jenis menulis permulaan yang diberikan disesuaikan dengan kemampuan siswa, mulai dari kelas I dan sampai kelas II, sehinggajenis-jenis menulis permulaan dapat dikuasai siswa secara menyeluruh.

 

Artikel ini dibuat hanya untuk informasi semata. Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang pembahasan ini, silakan baca buku atau sumber informasi yang ada di bagian referensi. Terima kasih.

REFERENSI
Artikel: 
Berbagai sumber 
Gambar:
Dokumen pribadi

dimuat...
Admin
Ordinary boy (not yet a man), happy husband, and proud dad. Sering nongkrong di blog pribadinya: Blog Bang Fuji

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai
Cara mengubah gaya teks di Disqus Blogger Paling Aktif
  • Untuk menulis huruf bold, silakan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic, silakan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline, silakan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought, silakan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML, silakan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>.
    Atau silakan gunakan parse tool di bawah ini.
Buka Parse Tool Tutup Parse Tool



strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed

2 Comments Add Comment

Jadi Inget Jaman belajar Imbuhan :D

Balas

Masa-masa masih unyu-unyu ya Mas Bro! hahaha :p

Balas
Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool