--> Skip to main content

Pengertian Paragraf Beserta Jenis dan Syaratnya

Pengertian paragraf menurut KBBI adalah bagian bab dalam suatu karangan, biasanya mengandung satu ide pokok dan penulisannya dimulai dengan garis baru. Untuk lebih jelasnya, silakan simak beberapa definisi paragraf lainnya berikut ini.

Pengertian Paragraf Beserta Jenis dan Syaratnya

Jiang Gie dan A. Didyamartaya berpendapat bahwa paragraf ialah satuan pembagian lebih kecil di bawah sesuatu bab dalam buku, biasanya diberi angka Arab.

Dari beberapa pendapat di atas, maka Bang Fuji menyimpulkan bahwa:

paragraf adalah bagian dari sebuah karya tulis, biasanya terdiri dari satu kalimat utama dan beberapa kalimat pendukung yang menjelaskan satu pokok bahasan.

Syarat penyusunan paragraf

Untuk artikel lengkapnya silakan klik: Syarat-syarat Penyusunan Paragraf.

Jenis-jenis paragraf

  1. Eksposisi
    Berisi uraian atau penjelasan tentang suatu topik dengan tujuan memberi informasi.
  2. Argumentasi
    Bertujuan membuktikan kebenaran suatu pendapat/kesimpulan dengan data/fakta konsep sebagai alasan/bukti.
  3. Deskripsi
    Berisi gambaran mengenai suatu hal atau keadaan sehingga pembaca seolah-olah melihat, merasa atau mendengar hal tersebut.
  4. Persuasi
    Karangan ini bertujuan mempengaruhi emosi pembaca agar berbuat sesuatu.
  5. Narasi
    Karangan ini berisi rangkaian peristiwa yang susul-menyusul, sehingga membentuk alur cerita. Karangan jenis ini sebagian besar berdasarkan imajinasi.

Selain itu terdapat pula pembagian jenis paragraf berdasarkan letak kalimat utama sebagai berikut:

  • Deduktif
    Kalimat utama berada pada awal kalimat.
  • Induktif
    Kalimat utama berada pada akhir kalimat, sehingga jenis paragraf ini cocok untuk mengemukakan argumentasi.
  • Campuran
    Kalimat utama berada di awal dan kemudian di ulang pada bagian akhir paragraf.
    Maksud pengulangan tersebut adalah memberikan tekanan kepada pikiran pokoknya. Redaksi kalimatnya boleh saja tidak persis sama, tetapi tetap memiliki ide pokok yang sama.
  • Tanpa kalimat utama
    Paragraf yang tidak memiliki kalimat utama biasanya adalah paragraf deskriptif dan naratif. Semua kalimat dalam paragraf ini bekerja sama saling membantu untuk menjelaskan pokok pikiran paragraf tersebut.

Artikel ini dibuat hanya untuk informasi semata. Jika Anda merasa terbantu oleh artikel ini, mohon keikhlasannya untuk mendoakan supaya Tuhan selalu melimpahkan kebaikan kepada Bang Fuji sekeluarga. Terima kasih.

REFERENSI
Artikel: 
Berbagai sumber 
Gambar:
Kota Tua