Cara Penulisan PUN yang Benar

Cara Penulisan PUN yang Benar

Cara penulisan "pun" yang benar dan sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik, memang cukup sulit dan terkadang salah kaprah. Sebagai warga negara Indonesia yang baik, maka sudah sepatutnya jika kita meluangkan waktu untuk mempelajari hal ini. Untuk itu, mari kita bahas pemakaian partikel pun ini yang Trigonal Media sarikan dari beberapa sumber.

Tata-Cara-Penulisan-Pun

Partikel pun bisa dikelompokkan ke dalam dua kelompok berdasarkan cara penulisannya, yaitu:

Partikel pun yang penulisannya disatukan dengan kata sebelumnya

Dalam hal ini, partikel pun melekat pada kata yang mendahuluinya, sering juga disebut klitika. Hanya terdapat 12 kata yang termasuk dalam kelompok ini, yaitu:

  1. adapun
  2. andaipun
  3. ataupun
  4. bagaimanapun
  5. biarpun
  6. kalaupun
  7. kendatipun
  8. maupun
  9. meskipun
  10. sekalipun
  11. walaupun
  12. sungguhpun.

Kata-kata tersebut adalah jenis kata tugas, yakni kata-kata yang berfungsi sebagai penghubung atau pengantar kalimat. Contoh kalimatnya:

  • Biarpun senyumku tidak seindah senyummu, aku yakin cinta ini bisa menyempurnakan hidupmu.
  • Sekalipun aku sering pergi mengembara, tempatku pulang adalah pangkuanmu.

 

Partikel pun yang penulisannya dipisahkan dengan kata sebelumnya

Kata pun dalam kategori ini bersinonim dengan kata juga, sehingga penulisannya harus dipisahkan. Contoh kalimatnya:

  • Apa pun yang kita perbuat, kita harus melakukannya untuk kebaikan.
  • Kemana pun cinta berlabuh, bumbu kesedihan selalu datang menceriakannya.


Dari penjelasan di atas, maka kita bisa menarik kesimpulan bahwa:

penulisan partikel/kata pun harus dipisahkan dari kata yang mendahuluinya, kecuali pada kata-kata khusus, yaitu adapun, andaipun, ataupun, bagaimanapun, biarpun, kalaupun, kendatipun, maupun, meskipun, sekalipun, walaupun, dan sungguhpun.

Jadi kita hanya perlu menghafalkan 12 kata itu saja sedangkan kata lainnya tidak perlu, karena pasti penulisannya dipisahkan.

Semoga penjelasan singkat mengenai tata cara menulis kata "pun" ini dapat semakin mencerahkan. Jangan sungkan untuk bertanya, jika Anda memiliki pertanyaan ataupun kritikan tentang tulisan ini. Terima kasih.

 

Artikel ini dibuat hanya untuk informasi semata. Jika Anda ingin mengutip artikel ini, mohon sertakan tautan hidup ke situs web atau halaman ini. Terima kasih.

REFERENSI
Artikel:
1. Bataone. No. 4 sekalipun, satu kali pun. Tautan: indonesia.co.jp. Diakses pada tanggal: 06/12/2014
2. Eko Prasetyo. Beda Partikel “pun” yang Ditulis Serangkai dan Yang Dipisah. Tautan: mustprast.wordpress.com. Diakses pada tanggal: 06/12/2014
3. Sastranesia.com. Aturan Penggunaan Kata “Pun”. Tautan: sastranesia.com. Diakses pada tanggal: 06/12/2014 
Gambar: 
Dokumen pribadi

Admin
Ordinary boy (not yet a man), happy husband, and proud dad. Sering nongkrong di blog pribadinya: Blog Bang Fuji

Disqus
Blogger
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Cara mengubah gaya teks di Disqus Blogger Paling Aktif
  • Untuk menulis huruf bold, silakan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic, silakan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline, silakan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought, silakan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML, silakan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>.
    Atau silakan gunakan parse tool di bawah ini.
Buka Parse Tool Tutup Parse Tool



strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed