Pola Makan pada Bayi

Pola Makan pada Bayi

Pola makan pada bayi harus sangat diperhatikan, terutama oleh orang tua, karena akan sangat berperan penting bagi tumbuh kembang bayi yang sehat, kuat, serta cerdas. Berikut ini penjelasan singkat yang berhasil Trigonal Media sarikan dari beberapa sumber.

Pola Makan pada Bayi

Perkembangan fisik bayi sangat tergantung pada asupan makanan yang baik selama 2 tahun pertama hidupnya. Sebagaimana orang dewasa, bayi membutuhkan makanan yang mengandung protein, kalori, vitamin, dan mineral. Akan tetapi sesuai dengan berat badannya, bayi harus mengonsumsi jumlah makanan yang lebih banyak dibandingkan dengan orang dewasa maupun anak-anak.

Sebagai contoh, idealnya setiap hari selama 3 bulan pertama hidupnya, bayi harus mendapatkan asupan lebih dari 2 ons cairan per 0,5 kg berat badan. Sebagai pembanding, anak yang berusia 8 tahun hanya memerlukan sekitar sepertiga jumlah tersebut (McLaren, 1991).

Bagi bayi yang masih berusia 4-6 bulan, ASI atau susu formula merupakan sumber makanan dan energi yang utama. Tetapi tidak bisa dipungkiri, bahwa ASI adalah makanan yang jauh lebih baik dibandingkan dengan susu formula. ASI merupakan susu yang bersih, bergizi seimbang, mudah dicerna, serta membantu mengimunisasi bayi yang baru lahir dari berbagai penyakit.

Setelah berusia 6 bulan, secara bertahap bayi dapat diperkenalkan dengan makanan yang bertekstur lebih padat, seperti beras, gandum, atau buah-buahan yang sudah dilumat terlebih dahulu. Saat perkenalan dengan makanan baru ini adalah saat yang krusial untuk melihat reaksi alergi pada bayi, jika salah satu makanan tersebut membuat bayi alergi atau tidak nyaman, segera hentikan dan ganti dengan menu yang lain.

Setelah tahap ini berhasil dilalui, maka bayi dapat diperkenalkan dengan makanan lainnya, seperti telur atau daging yang sudah dicacah dan dilumat.

 

Itulah penjelasan mengenai pola makan pada bayi yang berhasil Bang Fuji rangkumkan. Jika Anda memiliki saran, koreksi, pertanyaan, atau tambahan, jangan sungkan untuk menuliskannya di kolom komentar. Terima kasih.

Artikel ini dibuat hanya untuk informasi semata. Mohon konsultasikan dengan tenaga ahli sebelum menggunakan informasi dari artikel ini. Kami tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang timbul akibat dari pemakaian informasi ini. Jika Anda merasa terbantu oleh artikel ini, mohon keikhlasannya untuk mendoakan supaya Tuhan selalu melimpahkan kebaikan kepada Bang Fuji sekeluarga. Terima kasih.

REFERENSI
Artikel: 
Berbagai sumber 
Gambar:
Dokumen pribadi

dimuat...
Admin
Ordinary boy (not yet a man), happy husband, and proud dad. Sering nongkrong di blog pribadinya: Blog Bang Fuji

Disqus
Blogger
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

0 Comment

Add Comment

Show Parse Tool Hide Parse Tool


Cara mengubah gaya teks di Disqus Blogger Paling Aktif
  • Untuk menulis huruf bold, silakan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic, silakan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline, silakan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought, silakan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML, silakan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>.
    Atau silakan gunakan parse tool di bawah ini.
Buka Parse Tool Tutup Parse Tool



strong em u strike
pre code pre code spoiler
embed