--> Skip to main content

Cara Menulis Skripsi, Tugas Akhir (TA), dan Makalah

penelitian

Cara menulis skripsi, Tugas Akhir (TA), dan makalah bisa dibilang cukup sulit untuk dipelajari. Dibutuhkan ketekunan, konsentrasi, dasar teori, juga kerangka berpikir empiris dan kritis sehingga banyak peneliti pemula yang merasa kesulitan dalam tahapan ini. Silakan simak uraian singkat Trigonal Pendidikan di bawah ini, untuk lebih memahami proses sebuah laporan penelitian.

 

Topik penelitian

Dalam menentukan topik penelitian yang akan Anda bahas, usahakan bahwa topik tersebut sudah Anda kuasai atau minimal sukai. Contohnya, apabila Anda menyukai bidang menulis, maka angkatlah permasalahan mengenai tulis menulis. Hal ini untuk meminimalkan “tekanan” yang akan Anda dapatkan ketika menulis/menyusun skripsi, tugas akhir, atau makalah.

Lain cerita jika topiknya sudah ditentukan, berarti Anda harus terlebih dahulu menguasai topik yang Anda akan bahas. Mulailah dengan membaca buku yang sesuai, laporan penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya, atau bahkan bertanyalah kepada para ahli di bidang tersebut.

Perlu saya sarankan juga, pilihlah topik yang sesuai dengan kemampuan Anda. Contohnya, jika Anda menyukai puisi tetapi tidak begitu mengerti seluk beluk puisi, maka jangan memilih topik tersebut, kecuali jika Anda memang menyukai tantangan.

 

Rumusan masalah

Setelah Anda mengetahui topik apa yang ingin Anda bahas, selanjutnya adalah menentukan permasalahan apa yang ingin Anda angkat dalam penelitian. Berikut ini adalah beberapa hal penting mengenai rumusan masalah beserta contohnya.

  1. Contoh masalah:
    Langkah-langkah yang efektif dalam menulis dongeng melalui upaya perbaikan pembelajaran dengan menggunakan strategi refleksi.
  2. Peta permasalahan atau rumusan masalah:
    1) Bagaimana langkah-langkah yang efektif dalam mengembangkan kompetensi menulis dongeng yang dilakukan melalui upaya perbaikan pembelajaran dengan menggunakan strategi refleksi?
  3. Latar belakang masalah secara teoritis dan empiris:
    Secara teoritis
    Konsekuensi dari keadaan seperti itu, menunjukkan kualitas proses pembelajaran bahasa Indonesia pada umumnya belum dikelola secara baik dan benar. Cara membelajarkan siswanya yang masih dilakukan secara tradisional dan apalagi secara asal-asalan, inilah isu kental dalam setiap pembicaraan ahli di bidang kepengajaran disiplin ilmu ini. Menurut Alwasilah (2007:2) “metode kepengajaran menulis harus berangkat dari makna, kebermaknaan, dan dibermaknakan. Artinya, siswalah yang harus dimaknai, beroleh kebermaknaan dan dibermaknakan pola belajarnya agar mengalami sendiri makna yang sebenarnya”.
    Secara empiris
    Keberhasilan pengembangan kompetensi menulis dongeng yang dilakukan melalui upaya pembelajaran yang menggunakan strategi, yaitu strategi refleksi. Pemahaman guru terhadap proses pembelajaran ini adalah faktor strategi yang menentukan. Guru harus mampu mendampingi para siswanya dalam menuju keberhasilan, kesuksesan

 

Jenis penelitian

Pastikan Anda memilih jenis penelitian yang paling sesuai untuk penelitian Anda. Menurut Arikunto1, secara umum, terdapat tiga jenis penelitian yaitu:

  1. Penelitian kualitatif
    adalah penelitian yang pengumpulan datanya berupa kata, analisis data yang dilakukan dengan bersamaan dengan pengumpulan data. Kegiatan penumpulan data selalu harus dilakukan sendiri oleh peneliti. Kejelasan unsurnya berupa subyek sampel, sumber data tidak mantap dan rinci, masih fleksibel, timbul dan berkembangnya sambil jalan (emergent). Langkah penelitian baru diketahui dengan mantap dan jelas setelah penelitian selesai.
  2. Penelitian kuantitatif
    adalah sesuai dengan namanya, banyak dituntut menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut, serta penampilan dari hasilnya. Demikian juga pemahaman akan kesimpulan penelitian akan lebih baik apabila juga disertai dengan tabel, grafik bagan, gambar atau tampilan lain. Analisis data dilakukan sesudah semua data terkumpul. Langkah penelitiannya segala sesuatu direncanakan sampai matang ketika persiapan disusun.
  3. Penelitian tindakan kelas (classroom action research)
    yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru ke kelas atau di sekolah tempat ia mengajar dengan penekanan pada penyempurnaan atau peningkatan proses dan praksis pembelajaran. Atau disebut juga penelitian eksperimen dimaksudkan untuk mengetes dampak perlakuan.

 

Buku sumber

Pastikan Anda menggunakan buku, jurnal, atau laporan penelitian yang sesuai dengan topik penelitian Anda. Dan pastikan juga kuantitas dan kualitas buku sumber haruslah memadai, memang tidak ada patokan baku mengenai hal ini. Akan tetapi menurut saya pribadi, untuk makalah gunakanlah paling tidak 2 (dua) buku sumber sedangkan untuk skripsi/tugas akhir gunakanlah minimal 10 (sepuluh) judul buku.

 

Itulah panduan menulis skripsi, TA, dan makalah. Artikel ini memang hanya memuat penjabaran secara umum, karena biasanya untuk perinciannya setiap sekolah maupun perguruan tinggi memiliki ketentuannya masing-masing. Silakan tanyakan kepada institusi tempat Anda bernaung untuk mendapatkan panduan yang lebih lengkap.

 

Anda bebas menggunakan, mengubah, atau menyebarluaskan artikel di halaman ini, tapi mohon sertakan tautan hidup ke situs web ini. Terima kasih.

REFERENSI
Artikel: 
1. Prof. Dr. Suharsimi Arikunto. 2006. Prosedur penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta 
Gambar:
pixabay.com