--> Skip to main content

Hubungan Antara Pemberian Kredit Bank Dengan Pendapatan Para Penerima Kredit Bank

Jika kita tinjau dari sudut tujuan, objek maupun sifat penggunaannya, maka kita mengenal kredit produktif. Berikut ini adalah penjelasan mengenai hubungan antara pemberian kredit bank dengan pendapatan para penerima kredit bank.

Hubungan Antara Pemberian Kredit Bank Dengan Pendapatan Para Penerima Kredit Bank

Menurut Nawazirul Lubis (1986:14), kredit produktif adalah:

Kredit produktif ditujukan untuk keperluan peningkatan produksi dalam arti yang luas. Jadi kredit produktif digunakan untuk peningkatan usaha baik usaha produksi, perdagangan maupun investasi.   
Contoh: Seorang usahawan meminjam uang (kredit) kepada bank untuk membeli bahan baku untuk memperlengkapi dan menambah persediaan barang-barang dagangan ataupun memperoleh kredit untuk membeli mesin-mesin produksi yang memiliki kemampuan produksi yang lebih tinggi/besar.

Menurut R. Tjiptoadinugroho (1990:6),  hubungan kredit dengan pendapatan dapat dijelaskan sebagai berikut:

Bantuan permodalan kredit pada dasarnya harus merupakan daya rangsang bagi kedua belah pihak, pihak yang mendapatkan bantuan kredit harus dapat menunjukan prestasi yang lebih tinggi demi kemajuan usahanya itu sendiri, bagi pihak yang memberi kredit secara material mendapatkan rentabilitas berdasarkan perhitunan yang wajar dan secara spritual harus merasa bangga dapat membantu sesuatu perusahaan untuk mencapai kemajuan yang bersifat baik mikro maupun makro ekonomi demi kepentingan bangsa dan rakyat.

Pada bagian lain R.Tjiptoadinugroho (1990:6) menjelaskan tentang hubungan kredit dengan pendapatan adalah sebagai berikut:

Bagi rakyat, dengan semakin berkembangnya usaha dari penerima dan pemberi kredit, semakin terbuka untuk memperoleh kesempatan bekerja dan meningkatkan pendapatan. Dengan adanya kredit, diharapkan akan adanya rangsangan dan dorongan, khusus bagi penerima dan pemberi kredit serta secara tidak langsung membawa pengaruh pula terhadap kemajuan yang bersifat mikro dan makro kepada negara dan rakyat.

Dari pendapat tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa pemberian kredit dari bank bagi pengusaha, baik kecil, menengah, dan besar dapat mempengaruhi tingkat pendapatan para pengusaha tersebut, yaitu dengan melalui penambahan modal kerja/investasi, sehingga kegiatan produksi meningkat, dan dengan demikian pendapatan para pengusaha juga meningkat.

 

Artikel ini dibuat hanya untuk informasi semata. Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang pembahasan ini, silakan baca buku atau sumber informasi yang ada di bagian referensi. Terima kasih.

REFERENSI
Artikel:
1. Nawazirul Lubis. (1986).   Uang   dan   Perbankan.  Karunika  Universitas   Terbuka, Jakarta
2. R. Tjiptoadinugroho.  (1990).   Perbankan   Masalah    Perkreditan.   P.T.   Prasdinya Paramita, Jakarta
Gambar:
Dokumen pribadi