--> Skip to main content

Pengertian Konseling

Pengertian konseling sangat penting untuk dipahami oleh para konselor, karena dasar teori ini akan menjadi pegangan tugas mereka. Berikut ini Trigonal Media berikan beberapa pendapat ahli mengenai pengertian konseling.

Pengertian Konseling

Menurut J.C. Stewart dalam Gunarsa (2011:19-20), beliau mengumpulkan secara kronologis beberapa pendapat ahli mengenai definisi konseling sebagai berikut:

1. C.R. Rogers (1942)
Menurut C.R. Rogers, konseling adalah

Suatu hubungan yang bebas dan berstruktur yang membiarkan klien memperoleh pengertian sendiri yang membimbingnya untuk menentukan langkah-langkah positif ke arah orientasi baru.

2. Pepinsky & Pepinsky (1954)

Menurut Pepinsky & Pepinsky, definisi konseling yaitu

Interaksi yang terjadi antara dua orang, yang satu disebut konselor dan yang lainnya disebut klien, berlangsung dalam kerangka  profesional, dan diarahkan agar memungkinkan terjadinya perubahan perilaku pada klien.

3. Smith (1955)

Menurut Smith, konseling yaitu

Suatu proses yang terjadi dalam hubungan pribadi antara seseorang yang mengalami kesulitan dengan seseorang yang profesional yang latihan dan pengalamannya mungkin dapat dipergunakan untuk membantu orang lain mampu memecahkan persoalan pribadinya.

4. Blocher (1996)

Blocher berpendapat bahwa konseling adalah

Membantu seseorang agar menyadari reaksi-reaksi pribadi terhadap pengaruh perilaku dari lingkungan dan membantu seseorang membentuk makna dari perilakunya. Konseling juga membantu klien membentuk dan memperjelas rangkaian dari tujuan dan nilai-nilai untuk perilaku selanjutnya.

5. Lewis (1970)

Lewis mengemukakan bahwa konseling adalah

Proses di mana seseorang mengalami kesulitan (klien) dibantu untuk merasakan dan selanjutnya bertindak dengan cara yang lebih memuaskan dirinya, melalui interaksi dengan seseorang  yang tidak terlibat yakni konselor. Konselor memberikan informasi dan reaksi untuk mendorong klien mengembangkan perilaku untuk berhubungan secara lebih efektif dengan diri sendiri dan lingkungan.

Selain itu terdapat pula pendapat C.V. Good (1945) masih dalam Gunarsa (2011:20), yang menyatakan bahwa konseling adalah:

Bantuan perorangan atau pribadi kepada mereka yang mengalami masalah pribadi, pendidikan, kejuruan pada mana semua faktor yang penting dipelajari dan dianalisis, dicari jalan keluarnya, acap kali dengan bantuan ahli yang khusus, sumber-sumber yang ada di sekolah dan masyarakat dan wawancara pribadi untuk mengajar klien memutuskan sendiri.

 

Dari beberapa pendapat di atas, maka dapat kita tarik kesimpulan bahwa pengertian konseling adalah:

Komunikasi antara konselor dan klien secara profesional dengan tujuan untuk membimbing klien menemukan jalan keluar dari permasalahan yang dimilikinya dengan tanpa paksaan sedikit pun.

 

Artikel ini dibuat hanya untuk informasi semata. Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang pembahasan ini, silakan baca buku atau sumber informasi yang ada di bagian referensi. Terima kasih.

REFERENSI
Artikel:
Usman, Moh. Uzer. (1994). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya 
Gambar:
Dokumen pribadi